6 Kiat Merencanakan Program Kehamilan

Para orang tua, atau mungkin pasangan yang baru saja menikah, pasti ingin mendapatkan momongan yang sehat dan lucu. Agar apa yang Anda inginkan tercapai, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai untuk menjalani program kehamilan.

Seperti kapan saja harus menghentikan kontrol kelahiran bagi yang pernah menunda kehamilan dan memiliki anak? Apa saja yang harus dilakukan dan dihindari agar bayi yang dilahirkan nantinya sehat?

Bagi Anda yang ingin segera menjadi ayah atau ibu, berikut ini beberapa kiat merencanakan program kehamilan yang mungkin bisa membantu Anda. 

1. Ikuti latihan kebugaran

Olahraga sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda. Lakukan atau ikuti program olahraga agar stamina dan daya tahan tubuh Anda tetap terjaga dengan baik. Lakukan olahraga ringan saja untuk permualaan.

Misalkan Anda sebelumnya bukanlah tipe orang yang aktif, maka disarankan untuk memulai dengan berjalan kaki selama 10 hingga 20 menit setiap harinya. Bagi Anda yang merasa tubuh Anda kaku dan kurang fleksibel maka Anda bisa melakukan olahraga peregangan ringan atau yoga.

Bagaimana jika Anda adalah orang yang sibuk dan tidak ada waktu untuk berolahraga? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Sebagai contoh, mengganti naik lift dengan naik tangga saat menuju lantai atas atau memarkir mobil Anda sedikit lebih jauh dari biasanya agar Anda dapat waktu berjalan kaki lebih lama.

Bagi Anda yang sudah hamil, dianjurkan juga untuk melakukan latihan olahraga. Kecuali jika Anda memang memiliki komplikasi pada kehamilan sehingga tidak boleh melakukan kegiatan fisik. Lebih baik lakukan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki atau senam hamil.

2. Usahakan berat badan Anda ideal

Berat badan yang ideal juga dapat menjadi prioritas dalam merencanakan program kehamilan. Hitung berat badan ideal Anda menggunakan BMI atau Body Mass Index.

Wanita yang BMI-nya sangat tinggi maka berpotensi mengalami komplikasi kehamilan, sedangkan wanita yang memiliki BMI rendah maka berpotensi bayi yang dilahirkan nantinya mempunyai berat badan yang rendah.

Apabila Anda kesulitan untuk membuat berat badan ideal maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Mereka akan menyarankan makanan apa saja yang sebaiknya Anda konsumsi dan hindari.

3. Makan makanan yang sehat

Percaya atau tidak, tips cepat hamil selanjutnya adalah mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hal ini agar tubuh Anda dipenuhi nutrisi sehat agar kehamilan yang Anda jalani juga sehat nantinya.

Jika Anda tida biasa mengonsumsi sayur dan buah, maka biasakan mulai sekarang. Makanlah minimal 2 cangkir buah dan 2,5 cangkir sayuran setiap harinya.

Makanlah makanan yang mengandung protein tinggi seperti kacang, biji-bijian, olahan kedelai, ungags dan daging. Sebagai tambahan, minumlah susu agar tubuh Anda menjadi kuat.

4. Hentikan merokok dan minum-minuman keras

Penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa merokok atau mengonsumsi obat-obatan dan minuman keras dapat menyebabkan keguguran, bayi yang lahir prematur, dan berat badan bayi menjadi rendah.

Merokok juga dapat mempengaruhi kesuburan dan menurunkan jumlah sperma pria. Menghentikan kebiasaan merokok mungkin sulit bagi Anda, namun ini adalah salah satu bentuk dukungan dalam merencanakan program kehamilan.

Janganlah ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Hiduplah sehat mulai sekarang jika Anda ingin bayi Anda juga terlahir sehat.

5. Jadwalkan kunjungan Prakonsepsi

Hal ini sangat penting. Hubungilah ahli kandungan, bidan atau mungkin dokter keluarga untuk melakukan pemeriksaan prakonsepsi. Dokter akan melihat riwayat kesehatan Anda dan pasangan. Mulai dari kesehatan pribadi, keluarga, kondisi kesehataan saat ini dan semua obat atau suplemen yang Anda konsumsi.

Ada beberapa obat atau suplemen yang kurang aman bagi kehamilan dan diantaranya perlu diganti atau bahkan dihentikan sebelum menjalani program kehamilan. Karena obat-obat yang Anda konsumsi tersimpan dalam lemak dan dapat mengendap di tubuh.

Selain obat-obatan dan riwayat kesehatan, Anda dan dokter juga akan membicarakan mengenai pola makan, aktivitas atau olahraga yang disarankan, dan beberapa kebiasaan buruk yang pernah Anda lakukan seperti merokok, minum-minuman keras atau mengonsumsi obat-obatan.

Dokter juga mungkin akan merekomendasikan vitamin dan melakukan imuniasi. Menguji kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit cacar air dan rubella. Dokter kandungan juga akan merujuk Anda ke dokter spesialis jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti asma, diabetes atau hipertensi.

6. Jaga kesehatan mulut dan gigi

Ketika Anda sedang menjalankan program hamil, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah menjaga kesehatan mulut dan gigi. Perubahan hormon selama program kehamilan dapat membuat Anda rentan terhadap penyakit mulut dan gigi. Naiknya hormon estrogen dan progesterone dapat membuat gusi Anda menjadi bengkak dan berdarah

Maka dari itu, merencanakan program kehamilan juga ditempuh dengan memeriksakan gigi Anda agar tidak mengalami komplikasi gusi pada saat Anda hamil nanti. Pergilah ke dokter gigi dan lakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi jika Anda belum melakukannya selama 6 bulan terakhir.

Itulah 6 kiat merencanakan program kehamilan yang semoga bisa membantu Anda. Bagi Anda yang ingin segera hamil, maka lakukan apa yang disarankan oleh dokter dan hindari larangannya. Jangan malas untuk menjaga kesehatan agar bayi yang Anda lahirkan nantinya pun juga sehat.